Photobucket Photobucket SELAMAT DATANG DI WWW.EKARAHAYU.TK SEMOGA BERMANFAAT BAGI SEMUANYA BACA JUGA BLOG SAYA YANG LAIN KLIK DISINI

Apa Yang Anda Cari Ada Disini

Loading

Selasa, 29 Mei 2012

Rendahnya Tingkat Pemahaman Tentang Pentingnya ASI selama 6 bulan pertama Kelahiran Bayi

Bagi sebagian ibu, menyusui bayi merupakan tindakan yang alamiah dan naluriah. Oleh karena itu, mereka beranggapan menyusui tidak perlu dipelajari, tetapi menyusui akan menjadi suatu masalah jika ibu menikah dini atau melahirkan bayi yang pertama, misalnya kesulitan memberikan ASI karena kurangnya pengetahuan ibu tentang cara pemberian ASI. ASI merupakan makanan pertama, utama bayi yang bersifat alamiah (Prasetyono Sunar Dwi, 2009 : 21). Sedangkan ASI Eksklusif adalah bayi hanya diberi ASI selama 6 bulan tanpa tambahan cairan lain, seperti susu formula, madu, air teh dan air putih serta tanpa tambahan makanan padat seperti pisang bubur susu, biskuit, bubur nasi dan nasi tim (Prasetyono Sunar Dwi, 2009 : 26).

Berdasarkan hasil survei demografi dan kesehatan Indonesia pada tahun 1997 dan tahun 2003 diketahui bahwa angka pemberian ASI Eksklusif dari 49% menjadi 39%, sedangkan susu formula pada tahun 1997 sebesar 10,8% menjadi 32,4%, informasi tersebut disampaikan oleh ketua Badan Kerja Peningkatan Penggunaan Air Susu Ibu (BKPP-ASI), dr. Dien Sanyoto Besar, Sp.A (Prasetyono Sunar Dwi, 2009 : 25). Kemudian dari hasil survei yang dilakukan oleh Hellen Keller internasional pada tahun 2002 di Indonesia, diketahui bahwa fakta-fakta bayi di Indonesia hanya mendapatkan ASI Eksklusif selama 1,7 bulan. Padahal kajian WHO yang dituangkan dalam KepMen No.450 tahun 2004 menganjurkan agar bayi diberi ASI Eksklusif selama 6 bulan. Turunnya angka ini terkait pengaruh sosial budaya di masyarakat, yang menganjurkan supaya bayi diberi makanan tambahan sebelum usia 6 bulan. Sedangkan Dinas Kesehatan Bojonegoro cakupan ASI Eksklusif 45,05% (Dinkes Bojonegoro, 2008). Desa Drajat Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro adalah sebuah desa yang berbatasan sebelah utara Desa Bungur, sebelah selatan Desa Sroyo, sebelah timur Desa Banjaranyar dan sebelah barat Desa Nglarangan. Jumlah penduduk laki-laki Desa Derajat sebanyak 1.598 jiwa sedangkan jumlah penduduk perempuan sebanyak 1.723 jiwa. Sarana kesehatan di Desa Drajat adalah 1 puskesmas, 1 polindes, 1 BPS, 4 posyandu. Untuk Desa Banjaranyar Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro adalah sebuah desa yang berbatasan sebelah utara Desa Banjaran, sebelah selatan Desa Pohwates, sebelah timur Desa Ngemplak, sebelah barat Desa Derajat. Sarana kesehatan di Desa Banjaranyar adalah 1 puskesmas, 1 polindes, 1 BPS, 3 posyandu. Dari survey awal di Desa Drajat didapatkan dari 8 bayi sebanyak 5 bayi diberi ASI dan 3 bayi diberi susu formula. Dari 5 bayi yang diberi ASI, 2 bayi pada trimester I mengalami kenaikan berat badan 1000g dan 600g dalam satu bulan, 3 bayi pada trimester II mengalami kenaikan berat badan yaitu 400g, 900g, dan 700g dalam satu bulan.  Sedangkan 3 bayi yang diberi susu formula, 1 bayi pada trimester I mengalami kenaikan berat badan 600g dalam satu bulan, 2 bayi pada trimester II mengalami kenaikan berat badan 800g dan 500g.

Dengan rendahnya tingkat pemahaman tentang pentingnya ASI selama 6 bulan pertama kelahiran bayi dikarenakan kurangnya informasi dan pengetahuan yang dimiliki oleh para ibu mengenai segala nilai plus nutrisi dan manfaat yang terkandung dalam ASI. Selain itu, kebiasan para ibu ya bekerja juga turut mendukuung rendanya tingkat ibu menyusui. Adapun mitos tentang pemberian ASI bagi ibu, misalnya ibu yang menyusui anaknya dapat menurunkan kondisi fisik dirinya merupakan suatu mitos yang sulit diterima oleh akal sehat.(Prasetyono Sunar Dwi,2009 : 33).

Dengan berbagai macam zat yang terkandung didalam ASI seperti protein, vitamin A, karbohidrat dan lemak rendah, sehingga sesuai kebutuhan gizi bayi sehingga penambahan berat badan bayi akan lebih signifikan. Dalam mensukseskan pemberian ASI eksklusif maka harus dilakukan berbagai upaya khususnya para ibu hamil saat memeriksakan dirinya harus diberi penyuluhan tentang ASI eksklusif agar setelah melahirkan ibu dapat memberi ASI eksklusif. Dengan memberikan ASI eksklusif bayi mendapatkan kasih sayang, tidak mudah terkena penyakit misalnya terkena diare.

Tidak ada komentar:

ARTIKEL TERKAIT


Kirim Komentar Anda Disini